Fikry Nurris Rizky

Sabtu, 18 Mei 2013

Coding Aplikasi Perpustakaan Miucrosoft Visual Studio 2008



Aplikasi ini memuat tentang siklus koleksi perpustakaan dari mulai penanganan buku baru sampai pada transaksi peminjaman buku dan pengembalian buku. Aplikasi ini memberikan laporan buku dan peminjaman.

Berikut adalah Implementasi Input/Output :


1. Form Halaman Menu Utama

Form halama utama, didalam terdapat beberapa sub menu seperti, Master Anggota, Master Koleksi, Master Klasifikasi, Master Buku, Transaksi Peminjaman, Transaksi Pengembalian, Komputer Katalog, Cetak Laporan Buku, Cetak Laporan Peminjaman Buku, Cetak Laporan Peminjaman Anggota. Implementasi dari form ini adalah sebagai berikut :


2. Form Anggota

Form ini digunakan petugas untuk menambah anggota jika belum terdaftar di perpustakaan dan mengedit daftar nama anggota perpustakaan jika terjadi kesalahan dalam menginput data anggota, cukup petugas klik salah satu nama pada kolom master anggota maka keterangan biodata anggota akan secara otomatis muncul pada text box yang terletak diatas kolom master anggota. Implementasi dari form ini adalah sebagai berikut :

3. Form Koleksi

Petugas harus mengisi form koleksi. Data yang harus diisikan dalam form ini yaitu jenis koleksi buku, lama max pinjam dan denda terlambat tiap koleksi. Jika petugas salah dalam menginput data. Maka, petugas cukup klik salah satu nama pada kolom master koleksi maka keterangan akan secara otomatis muncul pada text box yang terletak diatas kolom master koleksi. Implementasi dari form ini adalah sebagai berikut :


4. Form Klasifikasi

Berikut yang harus diisikan oleh petugas adalah Form Klasifikasi. Dalam form ini petugas mengisi klasifikasi buku sesuai dengan ketentuan dari sekolah. Jika petugas salah dalam menginput data. Maka, petugas cukup klik salah satu nama pada kolom master klasifikasi maka keterangan akan secara otomatis muncul pada text box yang terletak diatas kolom master klasifikasi. Implementasi dari form ini adalah sebagai berikut :

5. Form Master Buku dan Detail Buku

Berikut yang harus diisikan oleh petugas adalah data Buku. Dalam form ini petugas mengisi data buku, untuk mengisi jenis koleksi dan nama klasifikasi petugas cukup menekan tombol cari. Jika petugas salah dalam menginput data. Maka, petugas cukup klik salah satu nama pada kolom master buku maka keterangan akan secara otomatis muncul pada text box yang terletak diatas kolom master buku. Setelah petugas mengisi data buku maka selanjutnya petugas mengisi detail buku dengan menginput Kode seri buku dan status buku. Implementasi dari form ini adalah sebagai berikut :



6. Form Transaksi Peminjaman

Jika sudah mengetahui koleksi yang ingin dipinjam oleh anggota tersebut ada maka petugas baru masuk kedalam Form Peminjaman. Dalam form ini petugas memasukkan nama anggota dan judul buku yang dipinjam, sedangkan tanggal pinjam dan tanggal kembali secara otomatis dilakukan oleh sistem. Setelah data peminjaman diisi lalu petugas menekan tombol simpan dengan begitu status buku yang sebelumnya buku ada menjadi buku dipinjam. Implementasi dari form ini adalah sebagai berikut :


7. Form Transaksi Pengembalian

Jika ada anggota ingin mengembalikan buku yang dipinjam maka petugas harus masuk ke dalam form pengembalian untuk mengetahui detail dari buku yang dipinjam tersebut terdapat denda atau tidak, petugas tinggal mengetik id transaksi pada text box id transaksi. Kemudian akan muncul data anggota yang meminjam buku di perpustakaan, lalu petugas clik biodata tersebut sehingga akan muncul text box yang terletak di bawah kolom tersebut, sehingga petugas tinggal mengisi tanggal transaksi kembali. Jika tanggal transaksi kembali lebih dari tanggal kembali yang sudah ditentukan maka jumlah hari terlambat dan denda secara otomatis muncul dan jika petugas menekan tombol simpan maka status buku berubah menjadi buku ada. Implementasi dari form ini adalah sebagai berikut :


8. Form Katalog

Sebelum melakukan peminjaman, anggota/petugas harus mencari buku yang akan dipinjam tersebut terpinjam atau tidak dalam form katalog tersebut. Didalam form katalog tersebut ada proses pencarian tentang judul buku yang ingin dicari, jadi proses pencarian bias lebih spesifik menunjuk pada koleksi yang dicari. Implementasi dari form ini adalah sebagai berikut :



9. Form Laporan

Untuk mengetahui laporan jumlah buku, laporan buku yang di pinjam dan laporan anggota yang sering meminjam. Maka cukup menekan tombol cetak laporan buku, cetak laporan peminjaman buku, dan cetak laporan peminjaman anggota pada form menu utama. Implementasi dari form ini adalah sebagai berikut :
 Laporan Buku

 Laporan Transaksi Peminjaman Buku

Laporan Transaksi Peminjaman Buku Per Anggota

-------------------------------------
Sekian penjelasan Aplikasi Perpustakaan diatas, jika ada teman-teman mahasiswa, SMK, dll. yang butuh coding Aplikasi Perpustakaan untuk membantu tugas kuliah ataupun tugas sekolah. dan pihak kepala sekolah yang membutuhkan software aplikasi perpustakaan seperti di atas? Namun di kenai biaya administrasi jasa pembuatan coding tersebut.

Bisa menghubungi saya melalui :
email : fikry1992@gmail.com
Hp : 083831385495
Pin BB : 3170EE91

"Semoga Aplikasi di atas dapat membantu teman-teman untuk menyelesaikan Tugas-tugas Kuliah maupun sekolah"
READ MORE - Coding Aplikasi Perpustakaan Miucrosoft Visual Studio 2008

Sabtu, 12 Januari 2013

Tips Seputar Permasalahan Pada Printer Dan Cara Mengatasinya

Selama menggunakan printer, pernahkah anda menemui masalah berikut ?
  • Printer tidak dapat mencetak
  • Printer Mati Total
  • Halaman cetakan tidak lengkap atau karakter yang dicetak aneh
  • Lampu indikator hanya berkedip-kedip ( blinking) terus saat diberikan perintah mencetak
  • Kertas tidak dapat masuk ke printer sebagaimana mestinya
  • Printer tidak dapat menarik kertas atau kertas tidak keluar sempurna dari printer
  • Hasil cetakan, kosong (blank), bergaris–garis, terputus – putus, warna kurang bagus, kabur, dll
  • Printer menjadi lambat dalam mencetak
  • Font yang tercetak tidak sama dengan yang tampil di layar monitor

Bila anda pernah menemui masalah -masalah diatas, berikut ini tips dan trik secara universal yang dapat anda gunakan sebelum anda memutuskan untuk membawa printer anda ke tempat service atau service centre.

1. Printer tidak dapat mencetak

Ada beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan printer tidak dapat mencetak. Anda dapat mulai untuk memeriksa hal-hal berikut:
· Periksa koneksi printer dengan jaringan listrik. Pastikan kabel power printer telah dicolokkan ke konektor (stop kontak) listrik dengan sempurna.
· Pastikan saklar “on-off” printer atau tombol switch printer dalam posisi “on”. Permasalahan yang diakibatkan oleh tidak adanya power untuk printer ini biasanya ditandai dengan tidak menyalanya LED (lampu indikator) dari printer tersebut, selama printer menggunakan LED untuk indikator power. Untuk jenis printer yang tidak ada indikator atau lampu LED nya seperti canon bjc 1000, s100, s200, bjc2000sp, 2100sp ( pastikan waktu kabel power dicolokkan pada printer ada pergerakan motor stepper yang menggerakkan head ke kiri dan ke kanan aktif atau gerak, kalau tidak bergerak sama sekali biasanya kerusakan pada power suplay. Tapi kalau ternyata dicek di power suplay bagus dan pada saat kabel interface USB nya dicolokkan ke komputer dan terdeteksi berarti printer bermasalah pada mainboardnya.
· Periksa sambungan kabel data printer, apakah sudah terhubung dengan port pararel / port USB di komputer dengan benar.
· Cobalah untuk menggunakan kabel data printer yang lain sebagai percobaan. Pernah terjadi kasus yang diakibatkan oleh putusnya salah satu kabel atau soderan tembaga dari salah satu kabel ada yang retak dan tidak terkoneksi lagi sehingga data dari komputer tidak dapat sampai ke printer.
· Apabila anda menggunakan sistem operasi Microsoft® Windows®, dan anda menggunakan printer yang terhubung ke port pararel di komputer anda, coba jalankan perintah yang dicetak tebal berikut ini di jendela MSDOS® Prompt: C:\>dir >>LPT1. Maksud dari perintah diatas adalah untuk membelokkan hasil tampilan perintah “dir” (perintah untuk penampilkan daftar isi dari suatu direktori) dari yang seharusnya ke monitor namun dialihkan ke port pararel komputer.
· Pastikan anda telah melakukan instalasi driver untuk printer tersebut dengan benar dan tidak ada konflik dengan printer lain.
· Pastikan anda telah memilih driver yang tepat untuk printer yang anda gunakan dalam waktu mencetak
· Pastikan anda telah memilih port yang tepat untuk printer anda. Lihat opsi ini melalui menu printer poperties.
· Coba gunakan aplikasi teks editor standard untuk sistem operasi anda untuk mencetak sesuatu (misalnya notepad). Jika aplikasi teks editor anda dapat mencetak, maka kemungkinan besar kesalahan bukan pada printer anda.
· Cobalah untuk merubah setting printer anda menjadi “Default Printer” atau cobalah untuk melakukan instalasi ulang driver untuk printer anda dengan nama printer yang lain dan ubahlah instalasi baru tersebut sebagai “Default Printer”.
· Pastikan anda memiliki space hardisk yang mencukupi. Kadang jika buffer tidak cukup maka data tidak dapat dikirim ke printer dengan sempurna.
· Cobalah untuk merubah setting “spooler” untuk printer anda melalui menu properties printer. Fitur “spooler” ini digunakan dengan tujuan agar anda tetap dapat menjalankan aplikasi ketika dilakukan pencetakan dokumen.
· Cek apakah ada resource yang konflik dengan port yang digunakan oleh printer anda.

Gunakan bantuan “hardware troubleshooter” apabila terjadi konflik. Kasus ini mungkin juga disebabkan oleh port komputer anda yang bermasalah. Untuk mengetahuinya, apabila langkah-langkah diatas sudah anda lakukan namun tidak menemukan “titik terang”, cobalah untuk memindah koneksi port printer anda ke port lain (misal USB1 ke USB3) atau cobalah printer anda di komputer lain.

2. Printer kelihatan mencetak, namun tidak ada sesuatu yang tertulis diatas kertas
Kasus ini umumnya disebabkan oleh kosongnya tinta atau toner printer atau habisnya karbon yang ada di pita printer anda. Cobalah untuk mengganti tinta, toner atau pita printer dengan yang baru. Jangan lupa untuk memeriksa apakah ada sesuatu yang menghalangi head dengan kertas (misalnya plastik segel pada printer baru). Ada kasus pada printer yang menggunakan tinta, dimana tinta yang masih berada di head printer telah kering karena printer lama tidak digunakan sehingga terjadi penyumbatan. Khusus untuk printer yang headnya dapat dilepas dengan mudah, masalah ini kadang dapat diselesaikan dengan cara yang sederhana
berikut:

Untuk jenis inkjet
· Lepaskan head dan catridge dari printer.
· Pisahkan catridge tinta dari head.
· Pastikan anda tidak memegang -megang rangkaian elektronik yang ada disekitar head printer yang telah anda lepas karena dapat merusakkannya.
· Gunakan cairan pembersih head untuk menghilangkan bekas tinta yang kering dan beku yang menyebabkan tinta tidak dapat keluar pada saat mencetak, kalau tidak ada gunakan cara berikut ini :

· Ambil air panas, tuangkan dalam mangkok.
· Celupkan ujung head ke dalam air panas yang ada dalam mangkok. Perhatikan jangan sampai air menyentuh rangkaian elektronika yang ada di sekitar head karena dapat merusaknya.
· Goyang -goyangkan head tersebut hingga tinta yang ada di dalam head mencair.
· Ulangi langkah pencelupan (4 hingga 6) diatas dengan air panas yang baru hingga air panas yang baru tetap bening (tidak terkontaminasi tinta yang keluar dari head).
· Keringkan head dengan kain yang halus hingga benar-benar kering.
· Pasang kembali head dan catridge ke printer dan cobalah untuk mencetak.

Bila anda telah melakukan langkah -langkah pembersihan head seperti diatas namun hasilnya tetap sama, kemungkinan penyumbatan terjadi hingga bagian pipa penyaluran tinta. Bila hal ini terjadi, cobalah untuk menguapi saluran tinta head dengan uap panas hingga kira-kira tinta yang ada di dalam pipa mencair, kemudian ulangi langkah pembersihan head seperti diatas.

3. Halaman cetakan tidak lengkap atau karakter yang dicetak aneh
Kasus ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Coba ikuti petunjuk berikut :
· Periksa hubungan printer dengan komputer, apakah sudah terhubung dengan sempurna.
· Periksa kabel data yang anda gunakan. Cobalah mengganti dengan kabel data yang lain
· Periksa pilihan printer yang anda gunakan harus sesuai dengan printer anda.
· (jangan langsung beli, pinjam teman dulu kabel data untuk memastikan kerusakan ini agar anda tidak rugi).
· Periksa pula driver yang anda gunakan untuk printer, apakah sudah sesuai atau belum. Bila perlu, update atau install ulang driver dengan versi terbaru yang dikeluarkan secara resmi oleh perusahaan pembuat printer.
· Periksa apakah dokumen atau data yang anda cetak rusak. Kesalahan pembacaan data yang disebabkan oleh kerusakan data dapat mengakibatkan hasil cetakan tidak lengkap atau karakter yang dicetak tidak lengkap.
· Pastikan pengaturan halaman pada aplikasi yang anda gunakan telah benar.
· Pastikan anda masih memiliki kapasitas hardisk dan memori yang cukup untuk menuliskan buffer data.
· Periksa apakah printer anda memerlukan suatu prosedur maintenance pada saat tertentu. Untuk tipe printer tertentu, mungkin saja anda perlu untuk mengatur ulang setting printer anda setelah periode pemakaian tertentu.

4. Lampu indikator hanya berkedip-kedip terus saat diberikan perintah mencetak
Ada beberapa kemungkinan yang dapat menjadi penyebab hal ini seperti:
· Catridge printer belum terpasang atau belum terpasang dengan sempurna.
· Posisi pemasangan catridge tidak tepat.
· Catridge yang dipasang pada printer tidak cocok untuk printer tersebut.
· Tidak ada kertas di printer.
· Setelah kertas yang dimuat belum ditekan tombol kertas masuk/resume.
· Ada kertas yang tersumbat (nyangkut) di dalam printer.
· Periksa apakah “pintu” printer telah ditutup dengan sempurna.

Jika kemungkinan diatas tidak ada yang sesuai untuk mengatasi masalah anda, cobalah untuk mematikan printer beberapa saat dan kemudian menghidupkannya kembali.

5. Kertas tidak dapat masuk ke printer sebagaimana mestinya
Silakan mencoba petunjuk berikut untuk mengatasi masalah ini:
-Cobalah untuk memuat ulang kertas ke dalam printer.
-Bila ada, atur switch pilihan ukuran kertas sesuai dengan ukurannya.
-Periksa kemungkinan terlalu banyaknya le mbaran kertas yang termuat.
-Periksa apakah kertas dalam kondisi baik, tidak berkeriput atau melengkung.
-Periksa apakah ukuran kertas adalah sama untuk setiap lembarnya.
-Periksa apakah ada benda lain yang menghalangi kertas di dalam printer.
-Periksa apakah “pintu” printer sudah tertutup dengan sempurna.

6. Kertas tidak dapat keluar dari printer
Untuk melepaskan kertas yang tersumbat (nyangkut) di dalam printer, ikuti langkah langkah berikut:
-Matikan power printer.
-Lepaskan kabel power printer dari konektor (stop kontak) listrik.
-Keluarkan kertas dari penampan (bila ada).
-Buka pintu printer.
-Apabila dimungkinkan, lepaskan pintu printer dengan menarik pegangan di kedua sisinya kemudian angkat keatas.
-Buka pemisah kertas (bila ada).
- Pegang kertas yang tersumbat itu di kedua sisinya dan tarik keluar pelan - pelan.
- Setelah kertas berhasil dikeluarkan, tutup kembali pemisah kertas (bila ada).
- Pasang kembali pintu printer.
- Tutup pintu printer.
- Masukkan kertas ke penampan dan cobalah untuk mencetak kembali.
- Untuk jenis printer laser jet lepaskan / keluarkan toner cartridge dari printer lihat dimana posisi kertas nyangkut setelah itu tarik perlahan dengan menggunakan dua sisinya. ( kalau kertas menggulung atau tergumpal di dalam pemanasnya keluarkan dengan cara perlahan, kalau ada kertas robek dan tertinggal di pemanasnya jangan sekali-kali mencongkel menggunakan pinset atau obeng karena itu bisa merusak rol filmnya dan akan mempengaruhi hasil cetakannya.

7. Hasil cetakan bergaris-garis
Untuk printer tinta, ada kemungkinan head printer kotor. Bersihkan head printer menggunakan cara penanganan kasus 2 diatas. Apabila tidak memecahkan masalah, cobalah ganti catridge tinta dengan yang baru dan biarkan semalaman, setelah itu coba gunakan lagi untuk mencetak. Untuk printer tipe dot-matrix, kasus ini kemungkinan disebabkan oleh adanya beberapa jarum head yang patah (untuk memastikannya coba lepaskan head printernya dengan membuka dua buah baut di sisi head kemudian lihat secara fisik, pada head printer LX 800, 300 dan sejenisnya jumlah jarum/pin headnya ada 9 dan untuk jenis LQ 1170, LQ 2170/2180 dan sejenisnya jumlah jarum/pinnya ada 24 buah, dari situ kita bisa lihat susunan jarumnya kalau normal semua mata jarum akan kelihatan utuh, kalau ada salah satu yang tidak terlihat berarti ada yang patah) penyebab lainnya adalah adanya komponen penggerak head yang bermasalah. Pernah terjadi kasus seperti ini pada printer dot -matrik yang disebabkan oleh matinya salah satu transistor penggerak head. Pernah pula kasus ini disebabkan oleh rusaknya/putusnya kabel data yang mengirimkan informasi ke head printer. Kalau kasus ini terjadi, mau tidak mau anda harus membawa printer dot-matrix anda ke tukang servis untuk mengganti jarum/pin yang ada dan mengganti komponen yang rusak (kecuali anda paham tentang elektronika ).

8. Beberapa fitur yang dijanjikan oleh produsen printer tidak dapat bekerja
Pastikan anda menggunakan driver printer yang dikeluarkan secara resmi oleh produsen pembuat printer untuk printer anda. Pastikan pula driver tersebut dirancang untuk sistem operasi yang anda gunakan. Cobalah untuk menggunakan versi terbaru dari driver yang dikeluarkan. Pastikan pula anda telah memenuhi syarat yang diajukan oleh produsen printer untuk menggunakan suatu fitur tertentu.

9. Printer menjadi lambat dalam mencetak
Kasus ini kebanyakan disebabkan karena penuhnya memori, baik memori komputer maupun memori yang ada di dalam printer. Coba ikuti langkah-langkah berikut untuk mengatasi masalah ini:
- Bila anda menggunakan sistem operasi Microsoft ® Windows® XP/2000/NT, pastikan anda masih memiliki sisa ruang hardisk sekurang-kurangnya 120 MB.
- Pastikan anda tidak menjalankan aplikasi lain yang menghabiskan memori.
- Pastikan komputer anda bersih dari “virus” komputer.
- Periksa kembali konfigurasi printer anda.
- Mungkin anda mencetak menggunakan resolusi tinggi coba turunkan resolusinya.
- Cobalah untuk melakukan defragmentasi hardisk.
- Bila hal ini tidak memecahkan masalah, cobalah untuk membandingkan kecepatan mencetak dari printer anda di komputer lain. Apabila di komputer lain ternyata bisa lebih cepat, kemungkinan komponen-komponen mainboard yang menangani komunikasi antara komputer dengan printer anda sudah mulai “aus”.

10. Font yang tercetak tidak sama dengan yang tampil di layar monitor
Apakah anda menggunakan “True Type Font”? Penggunaan jenis font tersebut akan menghasilkan cetakan yang sama dengan apa yang ada pada layar. Cobalah untuk mengganti font yang anda gunakan dengan font yang berjenis “True Type Font”. Periksa pula apakah file font yang anda gunakan tersedia di komputer anda. Apabila anda menggunakan printer yang berjenis postscript, matikan opsi penggantian “True Type Font” dengan “PostScript Font” melalui menu “Printer Preferences”. Pastikan pula driver printer anda tidak bermasalah. Cobalah untuk melakukan instalasi ulang driver menggunakan nama yang berbeda atau update driver anda.
READ MORE - Tips Seputar Permasalahan Pada Printer Dan Cara Mengatasinya

Senin, 24 Desember 2012

Mengatasi “A disk read error occurred Press Ctrl + Alt + Del to restart”

Anda pernah mendapatkan pesan error ‘A Disk Read Error Occured’? Selamat, Anda baru saja masuk dalam daftar panjang pengguna Windows yang dirugikan oleh Microsoft. Maaf, bukan maksud saya mengolok-olok Anda karena ini tidak ada kaitannya samasekali dengan apa yang telah Anda lakukan. Diskusi panjang dalam forum membuktikan bahwa sudah sekian banyak orang yang mengadukan permasalahan ini sejak awal 2004 dan telah banyak vendor hardware yang melakukan pembuktian bahwa ini bukan sebab dari kesalahan fisik hardware, tapi murni karena kesalahan sistem. Ironisnya, Microsoft sama sekali tidak memberikan petunjuk apapun.

Jadi tenang saja, permasalahan ini tidak ada kaitannya samasekali dengan perubahan hardware yang Anda lakukan. Anda tidak perlu membeli harddisk atau hardware lain! Tak ada yang salah dengan PC Anda. Lalu bagaimana ini bisa terjadi? Silakan simak ulasan lengkapnya berikut ini…

Pengalaman yang menyebalkan
Seorang pengguna komputer yang suka ngoprek mengaku pernah mengalami permasalahan dengan pesan error di atas. Cerita ini berawal ketika dia bepergian dengan membawa laptop kesayangannya. Tiba-tiba muncul pesan “A Disk Read Error Occured. Press CTRL+ALT+DEL to restart”..

Dia termasuk beruntung karena sudah terbiasa membuat backup image instalasi Windowsnya sehingga dengan mudah instalasi Windows dapat dikembalikan ke kondisi normal. Sesampainya di tujuan ternyata pesan error tersebut muncul kembali. Paling-paling kalo beruntung Windows hanya bertahan beberapa saat hingga laptop di-reset. Begitu terus hingga dia hampir putus asa dan membeli harddisk baru. Dia sudah mencoba banyak hal mulai dari me-reset BIOS, mengganti kabel, bahkan mencoba ganti harddisk! Beberapa forum juga menyarankan untuk memakai Recovery Console windows untuk melakukan Fixmbr, Fixboot, ataupun Scandisk /r. Tak satupun berhasil.

Dari berbagai pengalaman korban, dapat diambil hipotesa sebagai berikut:
Kata kuncinya adalah 137GB
Windows mengakses harddisk dengan mode akses 48bit. Dengan mode ini Windows bisa membaca partisi aktif maksimal 137GB (dari SP2 ke bawah). Ketika harddisk laptop diupgrade dari paket asli 80GB menjadi 160GB dan akhirnya 250GB. Harddisk 250GB ini dipartisi menjadi dua bagian, 80GB untuk sistem dan sisanya kurang lebih 170GB digunakan sebagai partisi Data. Dugaan sementara kesalahan akan muncul ketika proses recovery selesai, Windows berusaha menuliskan data pada sektor terakhir partisi diatas 137GB. Sama halnya jika pada posisi tersebut Anda menyimpan data Anda. Windows akan memunculkan pesan error setelah shutdown dan data tersebut sudah tertulis di sana. Sampai disini tak ada perbaikan MBRapapun yang bisa mengatasi.

Alternatif Solusi
Menurut informasi, Windows juga akan mengalami masalah jika partisi utama/partisi booting berukuran lebih dari 137GB karena Windows akan menuliskan suatu data khusus di akhir partisi tersebut. Oleh karena itu, selama Anda tidak menuliskan data apapun pada lokasi yang sama, Windows akan berjalan normal. Namun jika Anda menuliskan data apapun di sana, Windows akan bertingkah aneh dan tidak mau booting, apapun yang Anda upayakan. Untuk mengatasinya ada beberapa cara sebagai berikut:

Cara #1
  1. Hapus sebagian data pada partisi Anda yang berukuran >=137GB kemudian perkecil partisi tersebut menjadi kurang dari 137GB. Maka secara ajaib Windows akan berjalan normal.
  2. Jika masih belum berhasil, gunakan perintah Fixboot, Fixmbr dengan Recovery Console.
  3. Alternatif lainnya, timpa MBR atau perbaiki partisi dengan program partisi independen
Cara #2
  1. Download Easeus Partition Manager (8,81MB) [Alternatif]
  2. Copot harddisk Anda dari PC yang sedang terkena musibah dan pasang di PC lain yang sehat dengan konektor USB atau pasang di rak harddisk dengan posisi sebagai Slave.
  3. Pastikan Anda memilih “Check the disk for errors”, BUKAN untuk melakukan recovery bad sector. Langkah ini akan memastikan file sistem Anda lengkap dan bekerja dengan baik. Jika partisi Anda dibaca sebagai RAW, Easeus akan memperbaiki partisi serta file system dan mengembalikan pengaturannya ke posisi semula. Program ini juga membantu memperbaiki gejala kesalahan proses booting dan restart yang tidak prosedural.
Semoga bermanfaat

READ MORE - Mengatasi “A disk read error occurred Press Ctrl + Alt + Del to restart”

Kamis, 13 Desember 2012

Cara Setting Wireless Router TP-Link

Kali ini mem-posting artikel tentang networking yaitu cara setting wireless router TP-Link. Disini tidak terlalu rumit dalam mengkonfigurasikan baik sebagai client maupun sebagai gateway wifi atau biasa dikenal sebagai hotspot.

Baik sobat langsung saja, sebelum sobat melakukan konfigurasi ada baiknya kita menentukan terlebih dahulu topologi agar supaya mudah dalam memahaminya :
Berikut gambaran topologinya :

Cara Setting Wireless Router TP-Link

Untuk konfigurasinya sebagai berikut :

  1. Untuk lebih memudahkan kita dalam melakukan penyettingan wireless router, terlebih dahulu kita setting alamat komputer atau laptop kita menjadi 192.168.1.2 karena dalam keadaan default TP-Link Wireless Router memiliki alamat 192.168.1.1 sehingga kita men setting komputer kita dengan alamat berbeda, ingat bahwa alamat harus bersifat unik dalam arti tidak ada device network yang sama alamatnya.

  2. Buka browser sobat, dalam hal ini saya menggunakan mozilla firefox kemudian inputkan IP Address (alamat) dari Wireless Router tadi yaitu 192.168.1.1 ke address bar browser sobat kemudian tekan enter.

    Cara Setting Wireless Router TP-Link

  3. Masukkan username : admin dan password : admin maka akan muncul interface dari Wireless Router TP-Link. (perlu diketahui bahwa wireless router ini kita akan hubungkan dengan modem ADSL, pada umumnya IP Address default dari modem adalah 192.168.1.1 sehingga kita harus mengganti IP Address yang berada di wireless router yang akan kita setting lebih lanjut, untuk mudahnya kita beri saja alamat wireless router menjadi 192.168.2.1 dan alamat komputer/laptop kita ubah menkadi 192.168.2.2 supaya kita dapat melanjutkan settingan terhadap wireless router).
    Pilih menu Network > LAN isikan alamat seperti diatas kemudian Subnet Mask : 255.255.255.0

    Cara Setting Wireless Router TP-Link
  4. Restart Wireless Router TP-Link dengan memilih menu System Tools > Reboot kemudian tunggu beberapa saat kemudian masuk ke sistem Wireless router TP-Link seperti langkah awal.

  5. Setelah masuk ke interface administrator, pilih menu Quick Setup kemudian next dan isikan settingan sebagai berikut :

    Cara Setting Wireless Router TP-Link
    • Wireless Radio : Enable
    • SSID : TP-Link_DE3896 (bisa diisi sembarang sesuai nama hotspot sobat)
    • Region : Indonesia
    • Channel : 6 (sesuaikan : channel yang belum dipergunakan disekitar hotspot sobat)
    • Mode : 54Mbps (802.11g)
    • Next

  6. Selanjutnya adalah setting Gateway dan DNS dengan memilih menu Network > WAN (sesuaikan dengan modem ADSL sobat).

    • Klik Renew pada bagian Gateway dan isikan IP Address modem yaitu 192.168.1.1
    • Checklist bagian Use These DNS Server isikan DNS Server yang terdekat di wilayah sobat misalnya untuk indonesia timur saya menggunakan untuk Primary DNS : 203.130.193.74 dan Secondary DNS : 203.130.196.155
    • Save untuk menyimpan hasil settingan.

  7. Langkah selanjutnya adalah setting security wireless router nya agar orang yang berhak yang dapat menggunakan koneksi, pilih menu Wireless > Wireless Setting :

    Cara Setting Wireless Router TP-Link

    • Beri tanda centang Enable Wireless Security
    • Security Type : WEP
    • Security Option : Automatic
    • WEP Key Format : Hexadecimal
    • Key1: 1234567890 (bisa diganti); Key Type: 64bit

  8. Langkah terakhir yaitu dengan menyetting DHCP server agar client secara otomatis mendapatkan IP Address sendiri, yaitu pilih menu DHCP > DHCP Setting kemudian isikan range IP Address (sesuaikan berapa komputer/laptop yang akan terhubung) misalnya Start IP Address : 192.168.2.2 dan End IP Address : 192.168.2.10 berarti IP Address (alamat) yang digunakan oleh client baik terhubung menggunakan wifi atau kabel akan menempati alamat 2 sampai dengan 10.

  9. Save dan Reboot untuk Wireless Router TP-Link sobat dan siap untuk digunakan.

Mudah bukan, langkah selanjutnya koneksikan Wireless Router TP-Link sobat dengan Modem ADSL agar teman-teman dapat menikmati layanan internet gratis
READ MORE - Cara Setting Wireless Router TP-Link

Kelebihan dan Kekurangan Peer to Peer dan Client Server


Bukan hal yang baru mengetahui tentang suatu jaringan. Apalagi
banyak berbagai macam jenis jaringan tersebut. Tetapi perlu untuk
mengetahui kelebihan dan kekurangannya.

Jaringan : jaringan (network) adalah kumpulan dua atau lebih sistem komputer yang terhubung. Terdapat banyak jenis jaringan komputer yaitu sebagai berikut :


A. Local Area Network (LAN)
Komputer yang terhubung berada pada tempat yang berdekatan secara gografis (misalkan satu gedung).

B. Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

C. Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah
geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan
benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin mesin yang bertujuan
untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.

D. Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali
menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda.Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa
berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan
lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan
yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk
melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway
guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang
diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya.
Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan
internet.

E. Jaringan Tanpa Kabel
Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komukasi
yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel.
Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan
komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.yang berjauhan dan dihubungkan dengan line telepon atau gelombang radio.

Selain itu, jaringan komputer dapat juga dikelompokan berdasar kriteria di
bawah ini:
a. topologi: pengaturan keterhubungan antar sistem komputer. Terdapat
bermacam-macam topologi seperti bus, star, dan ring.

b. protokol: protokol mendefinisikan sekelompok aturan dan sinyal yang
digunakan oleh komputer pada jaringan untuk berkomunikasi. Protokol
LAN yang paling populer adalah Ethernet. Protokol LAN lain yang banyak
digunakan adalah IBM token-ring network.

c. arsitektur: jaringan dapat diklasifikasikan ke dalam arsitektur peer-topeer
atau client/server.Pembahasan Kelebihan dan Kekurangan Peer To Peer dan Client Server Dalam Suatu arsitektur jaringan, perlu adanya suatu komputer
yang ditunjuk secara full-time server, sedangkan yang lain (seperti
user workstations) menjadi full-time client. Sebagai contoh sebuah
file server menjadi house hard driver yang berisi semua file dari
masing-masing pengguna jaringan tersebut dan dapat diakses dari
komputer pribadi pengguna. Setelah bekerja pada file, maka user
dapat menyimpan perubahan dan penambah file ke jaringan tersebut.
Contoh lain server akan diatur sebagai “Post Office” untuk
menyebarkan kesemua Jaringan Client. Peer to Peer dan Client Server memiliki kelebihan dan kekurangannya. On Balance, however, konfigurasi client server lebih baik dari pada peer to peer, terutama di lingkungan bisnis kecil dimana ada harapan untuk perkembangan dan pertumbuhannya.

A. Jaringan client server
Dalam jaringan ini satu komputer berfungsi sebagai pusat
pelayanan (server) dan komputer yang lain berfungsi meminta
pelayanan ( client ). Sesuai dengan namanya, client server
berarti adanya pembagian kerja pengelolaan data antara client
dan server. Saat ini, sebagian besar jaringan menggunakan
model client/server.

B. Jaringan Peer to Peer
Dalam jaringan ini tidak ada komputer yang berfungsi khusus,
dan semua komputer dapat berfungsi sebagai client dan server
dalam satu saat bersamaan. Pengguna masing-masing
komputer bertanggung jawab terhadap administrasi resource
komputer ( dengan membuat nama user, membuat share,
menandai ijin mengakses share tersebut). Tiap-tiap user
bertanggung jawab juga mengenal pembackupan data pada
komputer. Sayangnya penempatan resource dapat menjadi
sulit pada network peer to peer yang mempunyai lebih banyak
komputer.

File Server : Sebuah komputer yang biasanya lebih tinggi dari pada
workstation, digunakan sebagai tempat penyimpanan file dan file diakses
oleh user workstation.

Kelebihan peer to peer :
a. Pelaksanaan tidak terlalu mahal,
relatif murah
b. Tidak membutuhkan software server
NOS ( Network Operating System )
c. Tidak membutuhkan administrator
network yang handal


Kerugian :

a. Tidak cocok untuk network skala
besar, administrasi menjadi tidak
terkontrol
b. Tiap user harus dilatih untuk
menjalankan tugas administrative
c. Keamanan kurang
d. Semua mesin yang sharing resource
tidak mempengaruhi performa

Kelebihan client server :
a. Memberikan keamanan yang lebih
baik
b. Lebih mudah pengaturannya bila
networknya besar karena administrasinya
disentralkan
c. Semua data dapat dibackup pada satu
lokasi sentral


Kerugian :

a. Membutuhkan software NOS yang
mahal contoh : NT atau server
Windows 2000, XP,Novell, UNIX
b. Membutuhkan hardware yang lebih
tinggi dan mahal untuk mesin server
c. Membutuhkan administrator yang
profesional
d. Mempunyai satu titik lemah jika
menggunakan satu server, data user
menjadi tak ada jika server mati.
READ MORE - Kelebihan dan Kekurangan Peer to Peer dan Client Server
 
Free Manchester United Badge MySpace Cursors at www.totallyfreecursors.com